BANYAK KOPER BAWAAN PENUMPANG DISITA BEA CUKAI SIKUPANG - TANPA ALASAN JELAS DAN DAN TIDAK MENUNJUKKAN SURAT RESMI PENYITAAN.

 

 


Korban Ceritakan Pengalaman Mirip Dirampok, Pihak Bea Cukai Belum Beri Klarifikasi

 


Batam-Primatimes.com-Pelabuhan Internasional Sikupang, Batam kembali menjadi sorotan setelah banyaknya barang bawaan penumpang kapal penyebrangan rute Singapura-Batam disita secara sepihak oleh petugas Bea Cukai. 


Kali ini, masalah yang muncul bukan terkait lingkungan, melainkan praktik penyitaan yang dianggap tidak sesuai prosedur.


 


Hasil pantauan di lokasi menunjukkan area khusus pelabuhan dipenuhi tumpukan koper yang menjadi barang penyitaan.



 Beberapa di antaranya bahkan masih dalam kondisi baik dan belum dibuka sama sekali.

 

Salah seorang korban, yang enggan menyebutkan nama lengkapnya dengan menyebut dirinya Juntak, menceritakan pengalamannya dengan nada lirih dan penuh kesal. 


"Begitu saya turun dari kapal, barang bawaan saya langsung diambil petugas Bea Cukai. Mereka tidak menjelaskan alasan apa pun dan juga tidak menunjukkan surat penyitaan resmi sama sekali. Rasanya seperti dirampok saja," ujarnya.

 


Menurut Juntak, oknum petugas yang melakukan penyitaan tersebut  namanya PiliP.

 

Sampai saat ini, pihak Bea Cukai Pelabuhan Internasional Sikupang belum memberikan klarifikasi resmi terkait kasus yang membuat banyak penumpang merasa dirugikan. 



Awak media akan terus mengawal perkembangan kasus ini dan memberikan informasi terbaru kepada pembaca.


 ardie


 

 


Lebih baru Lebih lama