KEK BATAM JADI ARENA PERSAINGAN BISNIS YANG MEMANAS! PROYEK DATA CENTER BERUJUNG LAPORAN POLISI, PT CCYR DIKLARIFIKASI Rp3,4 MILYAR

 

Batam-prismatimes.com-Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Batam yang dikenal sebagai magnet investasi ternyata menyimpan konflik bisnis yang sedang memanas. 





Proyek pembangunan data center yang seharusnya menjadi tonggak kemajuan digital daerah ini kini berujung pada laporan resmi ke Polisi Kepulauan Riau.



 

PT Jamrud Andalas Jaya (JAJ) mengaku mengalami kerugian Rp3,4 miliar akibat dugaan wanprestasi pembayaran oleh kontraktor utama PT China Construction Yangtze River Indonesia (CCYR).


 Penyelidikan yang ditangani Subdit II Ditreskrimum Polda Kepri telah memasuki tahap pemeriksaan pihak terkait dari PT CCYR.


 

Empat pejabat kunci perusahaan tersebut akan diperiksa:


 

- Li Xin (Project Manager)

- Tan Chao (Site Manager)

- Jason Tan (Quantity Surveyor/QS)

- HL Yan (Departemen Teknis)



 

Kasus ini menjadi sorotan khusus karena terjadi di dalam KEK Batam, yang dirancang untuk memberikan lingkungan bisnis yang kondusif bagi investor lokal dan asing.




 Hingga saat ini, PT CCYR belum memberikan keterangan resmi, dan penyidik terus menggali fakta untuk memastikan proses hukum berjalan adil serta menjaga citra investasi di daerah.

 

 ardie

redaksi 

 


Lebih baru Lebih lama