BATAM – prismatimes.com-Dukungan penuh kembali datang untuk Imigrasi Kelas I Khusus Batam terkait isu yang sempat memanas di media sosial. Kali ini, dari Tokoh mahasiswa' kota batam'Muhammad Jaya Putra secara tegas menyatakan sikapnya dan meluruskan informasi keliru yang beredar luas di masyarakat.
Ia sangat menyayangkan pemberitaan di media sosial yang menuduh adanya tindakan pemerasan yang dilakukan oknum Imigrasi di Pelabuhan Internasional Sekupang. Menurutnya, kabar tersebut sama sekali tidak benar dan telah memelintir fakta yang sesungguhnya.
"Itu sama sekali tidak benar. Apa yang terjadi sebenarnya adalah pembayaran visa secara resmi, yang memang kewajiban dan harus dibayar oleh setiap warga negara asing yang datang ke Batam. Bukan pemerasan, sama sekali bukan," tegas Muhammad Jaya Putra, Sabtu (9/5/2026).
Menurutnya, informasi yang beredar itu telah disalahartikan sehingga menimbulkan pandangan buruk terhadap kinerja petugas Imigrasi. Ia menegaskan, segala jenis biaya yang dipungut adalah sesuai aturan hukum dan ketentuan yang berlaku, bukan pungutan liar atau pemerasan seperti yang dituduhkan.
Muhammad berharap masyarakat tidak lagi terprovokasi oleh berita yang belum jelas kebenarannya. Ia juga meminta semua pihak untuk mendukung kinerja Imigrasi yang sebenarnya sudah bekerja profesional dalam menjaga ketertiban dan aturan keimigrasian di wilayah Batam.
"Saya berikan dukungan penuh kepada Imigrasi Kelas I Khusus Batam. Mari kita lihat fakta yang ada, jangan mudah percaya isu yang merugikan nama baik instansi dan negara kita sendiri," pungkasnya.
ardie
