Isu Pemerasan Imigrasi di Sekupang Tak Benar, IPK: Fitnah Rusak Nama Baik Institusi

 


BATAM –prismatimes.com Isu dugaan pemerasan yang dilakukan oknum Imigrasi di Pelabuhan Sekupang ternyata dibantah keras oleh kalangan organisasi pemuda. Fungsionaris Ikatan Pemuda Karya (IPK), Peri, menegaskan kabar yang beredar di media sosial tersebut tidak benar, bahkan dinilai sebagai fitnah yang sengaja dibuat untuk merusak kredibilitas Imigrasi Indonesia, khususnya Kantor Imigrasi Kelas I Kota Batam.

 

Menurut Peri, pemberitaan yang berkembang di ruang maya sama sekali tidak berdasar fakta. Ia menilai tuduhan itu sangat tidak adil, mengingat selama ini kinerja dan pelayanan yang diberikan pihak Imigrasi Batam justru sangat baik dan terus mengalami peningkatan signifikan.

 

"Berita yang beredar itu tidak benar. Itu adalah fitnah semata, tujuannya jelas hanya ingin merusak nama baik dan kredibilitas Imigrasi kita, terutama di Batam. Padahal kita semua tahu, pelayanan Imigrasi Batam sudah sangat baik, baik di pelabuhan maupun di kantor pelayanan," tegas Peri, Kamis (7/5/2026).

 

Ia menjelaskan, berbagai layanan publik seperti pembuatan paspor, Kartu Izin Tinggal Terbatas (KITAS), hingga pengurusan dokumen keimigrasian lainnya kini berjalan jauh lebih cepat, rapi, dan transparan. Pihaknya menilai Imigrasi Batam sudah menjalankan tugas dan fungsi pokoknya secara profesional, sesuai aturan yang berlaku.

 

"Imigrasi sudah selesai dan berjalan sempurna dalam menjalankan tupoksinya. Kalau dibilang ada pemerasan terhadap warga negara asing, di mana buktinya? Di mana letak pemerasannya? Tidak ada. Ini murni berita hoaks yang disebarkan pihak tertentu," tambahnya.

 

Lebih jauh, Peri mengingatkan bahwa Imigrasi sebagai institusi penjaga gerbang negara memiliki peran vital dalam menjaga keamanan sekaligus kenyamanan bagi siapa saja yang datang maupun pergi dari Indonesia. Oleh karena itu, berita bohong seperti ini sangat berpotensi menimbulkan dampak buruk, mulai dari menurunnya kepercayaan publik hingga persepsi negatif dari masyarakat internasional.

 

Pihaknya pun meminta masyarakat untuk tidak mudah percaya dan menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya. Ia juga berharap aparat terkait dapat menindak tegas pihak-pihak yang sengaja menyebarkan berita bohong demi kepentingan pribadi atau kelompok tertentu.

 

"Kami dari Ikatan Pemuda Karya mendukung penuh kinerja Imigrasi Batam. Jangan sampai kerja keras dan pembenahan yang sudah dilakukan selama ini rusak hanya karena berita fitnah yang tidak bertanggung jawab," pungkas Peri.


ardie

Lebih baru Lebih lama