Walikota Amsakar Achmad Gencarkan Program Beasiswa: Putra-Putri Batam Bisa Kuliah Gratis di Kampus Top Nasional, Siap Bangun Kota!

 

BATAM, 20 MEI 2026 –prismatimes.com-Di bawah kepemimpinan Walikota Batam, Amsakar Achmad, Pemerintah Kota (Pemko) Batam semakin serius berinvestasi bagi masa depan warganya. Lewat program andalan bernama Beasiswa Anak Daerah, Pemko Batam membuka lebar gerbang kesempatan emas bagi generasi muda daerah untuk menempuh pendidikan tinggi di perguruan tinggi negeri dan kampus terbaik se-Indonesia—tanpa perlu memikirkan beban biaya sepeser pun!

 


Program ini bukan sekadar bantuan pendidikan biasa, melainkan langkah strategis besar untuk mencetak sumber daya manusia (SDM) unggul yang nantinya akan menjadi tulang punggung kemajuan Batam. Fokus utamanya sangat jelas: membiayai putra-putri daerah menempuh studi di jurusan-jurusan yang paling dibutuhkan oleh industri dan pembangunan kota, mulai dari bidang teknik, teknologi informasi (IT), logistik, hingga maritim. Bidang-bidang inilah yang menjadi sektor penggerak ekonomi utama Batam ke depannya.

 

"Kami ingin anak-anak Batam bisa bersaing di level nasional, meraih ilmu di kampus-kampus bergengsi, lalu pulang membawa keahlian untuk membangun kota yang kita cintai ini. Tak ada lagi alasan terhalang biaya untuk meraih mimpi setinggi langit," ujar Amsakar Achmad, menegaskan komitmen pemerintahannya.

 

Syarat dan ketentuannya sangat berpihak pada warga lokal. Kuota beasiswa ini diprioritaskan khusus bagi warga asli Batam atau yang sudah memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) Batam. Seleksinya pun dilakukan sangat ketat namun adil, menilai prestasi akademik, pencapaian non-akademik, serta hasil tes kemampuan, guna menjaring bibit-bibit terbaik yang benar-benar berpotensi.

 

Yang paling menarik dan meringankan mahasiswa adalah skema pembiayaannya yang lengkap dan menyeluruh. Dari biaya kuliah penuh, biaya hidup bulanan, hingga biaya penempatan magang semuanya ditanggung sepenuhnya lewat Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Batam. Sebagai wujud tanggung jawab dan timbal balik atas fasilitas negara yang didapat, penerima beasiswa terikat perjanjian dinas: setelah lulus, mereka wajib pulang dan mengabdikan keilmuannya dengan bekerja di wilayah Batam selama jangka waktu tertentu.

 

Langkah visioner ini langsung disambut antusias dan mendapat apresiasi tinggi dari masyarakat maupun kalangan pengamat. Program ini dinilai sebagai investasi paling cerdas untuk jangka panjang. Sebab, kemajuan dan kedaulatan sebuah kota sangat bergantung pada kualitas anak bangsanya sendiri.

 

Kini, mimpi kuliah di kampus papan atas bukan lagi milik segelintir orang saja. Berkat kebijakan Amsakar Achmad, kesempatan itu terbuka luas untuk seluruh anak Batam. Harapannya, kelak lahir generasi penerus yang tidak hanya pintar dan berdaya saing tinggi, tapi juga memiliki rasa cinta dan dedikasi besar untuk memajukan Batam menjadi kota dunia yang semakin hebat.


ardie

Lebih baru Lebih lama