BATAM –prismatimes.com- Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Batam menegaskan telah memberikan pelayanan terbaik dan maksimal bagi masyarakat, meski masih terdengar adanya keluhan serta isu negatif, termasuk maraknya praktik percaloan dalam pengurusan dokumen kependudukan. Hal ini disampaikan langsung oleh Kepala Bagian Pelayanan Disdukcapil Kota Batam, Kartini, saat ditemui awak media baru-baru ini.
Menurut Kartini, kualitas layanan yang diberikan pihaknya sudah sangat baik. Berbagai layanan utama seperti pembuatan Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Akta Kelahiran bahkan dapat diselesaikan hingga tahap pencetakan hanya dalam waktu satu hari kerja.
“Intinya pelayanan kami sejauh ini sudah sangat baik. Kalaupun ada berita atau hal yang menjelekkan, saya rasa itu hal yang wajar. Keluhan masyarakat pasti ada, tapi kami tetap berusaha melayani dengan sangat maksimal. Contohnya urus KTP atau akta kelahiran, dalam satu hari sudah selesai dicetak,” ungkap Kartini.
Sementara itu, untuk pelayanan bagi pendatang atau warga yang akan memindahkan data kependudukannya dari luar daerah ke Batam, saat ini masih dalam tahap penyesuaian. Kendala ini disebabkan oleh pengembangan sistem aplikasi yang masih berlangsung. Kartini berharap setelah pengembangan selesai, pelayanan perpindahan penduduk antar daerah dapat berjalan lancar dan terintegrasi sepenuhnya.
“Kalau untuk warga dari luar daerah yang mau masuk ke Batam, saat ini kami sedang mengembangkan aplikasi. Masih harus menunggu sampai aplikasinya siap, insyaallah nanti prosesnya bisa berjalan baik,” tambahnya.
Satu perhatian utama dan harapan terbesar Disdukcapil ke depan adalah masyarakat tidak menggunakan perantara' saat mengurus dokumen. Kartini mengingatkan, pengurusan lewat perantara justru berisiko menimbulkan masalah di kemudian hari, terutama jika terjadi kesalahan penulisan data yang sulit diperbaiki.
“Harapan kami, seluruh masyarakat Batam jangan mengurus dokumen lewat orang lain, Harus datang sendiri yang bersangkutan.
kami tidak akan melayani jikalau mekai perantara didalam pembuatan segala macam dokumen, seperti KTP, KK, Akte, dan lain sebagainya. kata nya.
'Selain layanan dasar, permintaan pembuatan Kartu Identitas Anak (KIA) juga sedang meningkat tajam seiring persiapan pendaftaran sekolah. Kartini mengungkapkan, pihaknya sanggup melayani antara 250 hingga 500 permohonan KIA setiap harinya dengan lancar. Meski tahun ini belum diwajibkan, keberadaan KIA diprediksi akan menjadi persyaratan wajib di masa mendatang.
“Sekarang ini ramai sekali urus KIA karena persyaratan masuk sekolah. Alhamdulillah kami bisa layani 250 sampai 500 permohonan sehari. Tahun ini belum diwajibkan, tapi ke depan kemungkinan besar akan jadi syarat wajib,” pungkasnya.
Disdukcapil juga menegaskan seluruh layanan administrasi kependudukan yang disediakan bersifat gratis. Pihaknya berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan agar lebih cepat, mudah, dan terpercaya, serta mengimbau seluruh warga Kota Batam untuk memanfaatkan jalur resmi.
“Kami selalu menghimbau seluruh masyarakat untuk langsung datang ke Disdukcapil dalam pengurusan adminduk. Semua pelayanan gratis. Segala hal yang terjadi di luar komitmen dan layanan resmi Disdukcapil bukan menjadi tanggung jawab kami,” tutup Kartini.
ardie



